Setelah mati.
Setelah mati ada sebuah kehidupan abadi, itu memang menjadi keyakinan setiap orang yang punya keyakinan beragama bukan.
Namun sekarang aku bukan mau membicarakan mengenai hal itu. Beberapa bulan setelah postingan terakhirku pada bulan Juli "goes to Kota Pahlawan Part I", seakan-akan nyawaku hilang dan semangatku pun pergi juga, minggat ceritanya meninggalkan raga yang jelek ini seperti seonggok sampah, tak berdaya, tak ada semangat untuk apapun, salah satunya adalah hilangnya semangatku untuk kembali menulis di blog kesayanganku ini, teman setiaku. hiatus lebih dari 4 bulan. Baru semalam aku kembali teringat akan 'kekasihku' yang telah lama kubiarkan berdebu ini. tidak lain karena bukunya Dika,
Masalah yang menimpa kepalaku tidak lain adalah masalah umum manusia dari zaman firaun dan cleopatra sampe sekarang masih sama, apalagi kalo bukan karena masalah dunia dan wanita ^_^.
Banyak yang pengen aku ceritain, banyak yang pengen aku bagi, tapi masih trauma (takut sih kata tepatnya ;wakkkk2, ketakutan tapi ga sampe pipis di celana kok ^_^). Sejak ditelpon ma mantan cowo mantan pacar gua waktu smp *_*(aduh udah pake bahasa 'lw gua' lagi maap keterusan, eh malah kaga ngerti maksdunya iku opo to ndo..?). maksdunya dulu pernah di telpon (cewe2 gila cinta ; bilangnya dilabrak) ama cowo ngakunya cowo dari dari mantan gua dulu.(tapi sekarang dia dah jadi mantan juga)waw, hidup itu kejam broo. Disebabkan saya menyinggung masalah foto dan hubungan mereka [DALAM BINGKAI AGAMA]. yakh maaf, memang setiap orang tidak ingin diusik hidupnya. tapi saya ga nyebut nama kok, nga akan sampe kayak kasusnya 'Prita kan' waduh jadi takut. [Tapi masalah sudah clear semuanya, saya secara sadar mohon maaf (takut ;dasar pengecut dasar.. dasar goblok lw, kt temen2 Jakarta gua) - but I know, i'v make problem and this situation more complicated. MAAF. hanya itu kata yang bisa ku ucapkan pada dia dan dia, yang telah ku masukkan di bahan 'cerita blogku yang tidak sama seklai menarik ini'. MAAF. semoga hidup bahagia (melankolis banget si lw, lg2 kata temen Jakarta gua)
Yapp. I know life must go on. (dan begitulah hidup terus berputar, sehancur apapun yang kita rasain, orang akan tetap berjalan sendiri dengan hidupnya masing2, seakan tak tau apa2, dan tak memperdulikan, itulah hidup bro (kata temen Jakarta gua)
Itu bukan masalah utama sebenarnya bro, masalah utamanya adalah rentetan perlakuan tidak menyenangkan dan tidak berprikemahasiswaan(*_*) yang terkena secara tidak sengaja pada mahasiswa jelek ini, mahasiswa yang rajn taklim dan ngaji ini (apa salahaku..?? ; lebay mode on / kt temen2 gua di fb) peristiwa berdarah itu terjadi saat magang di Surabaya. yang dilakukan oleh kawanan penjahat ;eh bukan, sekawanan penyamun, eeh eh maksdunya orang jahat banget (gedubrak.. *hampir saja sebut nama pelaku, bisa2 dipenjara bro, kena UU IT, wekss). yakhh kondisi in diperparah karena kondisi ku yang sedang goyah, dan gulana, sedang jauh dari nasihat agama. terkikis dunia.
Masalah2 di organisasi, kegiatan, cobaan2 lain yang bertubi2 ditambah laporan magang yang deadline, membuat hidupku dari luar terlihat tenang (tapi remuk di dalam)
---------------------------
Cerita singkat liburan panjang setelah magang cukup menghapus memori kelam, sayang si penjahat itu berhasil menikam tepat di hatiku. jadi masih sering kerasa sampe tadi malam.
Sampai tadi malam aku merenung tentang hidupku 4 tahun ini,tentang beberapa kejadian yang mengancurkan diriku sebagai lelaki. tentang kejadi-kejadin bulan lau, tentang hari2 kemaren. tak terasa sudah jam 3 pagi aja. Setelah sholat malam, ku sadar aku hanya manusia biasa, banyak dosa, sedkit amal. bangga dengan dunia.
kerdil. kerdil kawan, tak semanis madu ternyata dunia ini. (mungkin aspartame lebih tepatnya pahit di belakang)
Akhirnya dengan lelehan air mata (lebayyyy) aku duduk di atas tumpukan buku2 tebalku yang secara membabibuta ku jadikan sebagai kursi kecil atau tempat duduk kalo maen laptop. (seandainya saja dia bisa teriak ; ampun mas wahyu, abot2.. bokongnya). Ku ikrarkan janji pada diri, untuk kembali melangkah menjadi wahyu yang teman2 SMA ku kenal, kembali menjadi wahyu yang dulu.
Aku berjanji untuk cepat-cepat menyelesaikan draft magangku, setelah itu sidang, setelah itu aku harus cepat melakuakn penelitianku, dan lulus. Aku ingin ayah ibu ku dan adek2ku tersenyum. walaupun cuma itu yang bisa ku berikan. aku akan kembali seperti dulu. Aku harus kembali hidup sehat, nga begadang2 lagi, olahraga tiap hari, minum susu, minum habbatsauda, kembali merawat diri. rajn belajar, ngaji taklim kudu, nga malas2an lagi, nga ad mikirin cinta2 dulu (makan ntu cinta) , nantlah itu... nga ada pokonya..!, nanti itu ada waktunya sobat.
Semua masalah di atas mungkin menurut sebagian orang sepele atau terlalu dibesarkan, tapi tak ada masalah kecil dan besar jika itu mampu meluluhlantahkan raga dan jiwamu, (hidup di kota besar itu berat bro ; nasehat temen Jakarta gua).
Yakh ku tau itu. Kejadian-kejadin yang ada biarlah menadi memoarku kelak, dan menjadi pembelajaranku untuk kehidupan yang lebih baek.
Berbuat untuk akhirat, orang tau, keluarga, dan hidupmu.
sampae ketemu dgn wahyu dgn versi yang telah di upgrade *premium lol*.
catatan akhir malam seorang mahasiswa jelek.
just ordinary person
still here
masih di sini di kota penyemangat hidupku
Aku dulu telah mati namun sekarang aku hidup kembali


0 komentar:
Post a Comment
ni komentar deh