rss

Food Safety (part 1)

GMP

Paradox diri

Selamat datang dan terima kasih tak terhingga sudi mampir di blog saya yang sederhana ini. Semua yang terungkap dan tertuang di sini hanyalah manifestasi dari upaya untuk mengabadikan pikiran saya dalam dunia yang santun, luas dan yang abadi. Seorang sastrawan besar Indonesia pernah menuturkan menulis adalah pekerjaan yang bermatra keabadian. Sekali anda menggoreskan pena ke dalam kitab perjalanan kemanusiaan, maka anda akan termaktub dalam kanvas sejarah dalam bingkai keabadian. Silahkan berkomentar, pembaca. Sekali lagi terimah kasih sudah berkunjung, Jazakumllah khairan katsira.

Selai Lembaran


APPLICATION OF AGAR POWDER AS TEXTURIZER ON
GUAVA JAM SLICE FORMULATION AND
PREDICTED ITS SHELF LIFE BY ARRHENIUS MODEL




SELAI LEMBARAN

Jam products on the market today, generally in semi-liquid gel form which was being considered less practical, mere for needed a convenient preparation such as jam slices. Use of agar powder as a texturizer in the utilization of guava as a single sheet jam makes the product more easily consumed. The aims of this research were to find out the physicochemical characteristics of agar powder, determine the best concentration of citric acid, sugar and agar powder to form a good quality guava jam slice and decide the shelf life of these products. Based on the formulations and test results obtained guava jam slices best recipe with the addition of 90% sugar, citric acid 0.04% and agar powder 0.9%. Shelf life prediction model of Arrhenius formula was ln k = 20.222-6660.6(1/T). From the equation, it was found that the selected jam slices can be stored for 44 days at a temperature of 100C, 11 days at 270C and 6 days at 350C.

Keywords: guava jam slices, agar powder, Arrhenius, shelf life


-----


Pola kehidupan masyarakat moderen telah banyak berubah, menuntut segala sesuatu yang serba praktis tidak terkecuali dengan masalah pengolahan makanan. Sarapan hanya dengan sekerat roti yang dilengkapi selai pada pagi hari merupakan pola hidup yang sudah biasa. Hal ini mengakibatkan permintaan terhadap roti terus meningkat dan secara langsung juga meningkatkan permintaan terhadap selai termasuk selai buah.


Selai yang ada di pasaran umumnya dalam bentuk selai oles. Hal ini dianggap kurang praktis dalam penyajiannya sehingga perlu pengembangan bentuk olahan lain sebagai contoh selai lembaran. Selai lembaran lebih praktis dan lebih mudah dalam penyajiannya, sehingga menjadi alternatif utama produk pangan yang dapat dikonsumsi bersama roti untuk sarapan pagi.


Produk selai lembaran yang baik adalah selai yang berbentuk lembaran sesuai permukaan roti, tidak cair atau terlalu lembek, namun juga tidak terlalu kaku sehingga diperlukan bahan tambahan berupa hidrokolid sebagai penguat tekstur, salah satunya adalah hidrokoloid turunan rumput laut merah yaitu agar-agar. Pemanfaatan agar-agar sebagai bahan tambahan selai diharapkan mampu mengubah teksur selai menjadi lembaran yang disukai. Selain itu diharapkan produk ini mampu menjadi salah satu alternatif diversifikasi pengolahan pangan semi basah yang telah ada.

Full text :
wahyu.ramadhan@y7mail.com
Read More..

Tinggalkan Pesan (awalilah dengan menulis ; nama_pesan)

Twitter

Blog Archive

Facebook Badgedha

blogger ipb

IPB Badge
 

traffic pengunjung

Followers

Recent Comments